The story so far..

 

Error Crew terbentuk di tahun 1996 di Meruya, Jakarta Barat. Digawangi oleh 4 sekawan Waxmad, Jarscrew, Mr. Fuckguy, dan Baron. Ditempat bersejarah bagi mereka yang biasa mereka sebut 48th Meruya Street.

Efek demam punk rock yang melanda 4 remaja ini kala itu membuat mereka bersemangat tampil di gigs punk lokal di jakarta maupun luar kota.

Berawal dari cover song band-band punk lawas yang mempengaruhi mereka kala itu macam Sex Pistols, The Clash, The Exploited, Cock Sparrer, Blitz, The Partisans dan banyak lagi perlahan mereka memberanikan diri untuk menulis lagu dan menggarap musik mereka di studio.

Hingga di tahun 1998 mereka berkesempatan mengikuti kompilasi punk pertama di indonesia yang bertajuk "Still One Still Proud" yang cukup fenomenal kala itu karena disamping kompilasi ini diikuti oleh 13 band lawas jakarta dari seluruh penjuru jakarta dan dirilis oleh records punk pertama di jakarta (Movement Records) tapi juga karena kompilasi ini pula yang menegaskan peta kekuatan jakarta punk yang meleburkan banyak scene punk jakarta bersatu padu yang sebenarnya sudah eksis jauh sebelum kompilasi ini dibuat. Lagu Slut Song mewakilkan Error Crew di kompilasi ini.

Tidak lama setelah itu di tahun yang sama Error Crew membuat split album pertamanya bersama band Streetpunk asal Meruya "Out Of Control" yang bertitel "Meruya Invasion" dan dirilis menjadi rilisan kedua setelah kompilasi Still One Still Proud oleh Movement Records. 7 Lagu termasuk Slut Song masuk dalam daftar lagu di split album ini.

Tak lama berselang tepatnya di tahun 1999 Error Crew kembali mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam kompilasi yang melibatkan banyak band dari banyak kota di pulau jawa seperti jogjakarta, solo, malang, purwokerto, dan lainnya. Kompilasi itu bernama "Sound From The Outside" yang di manage dan di rilis oleh Drunk & Pogo Records. Lagu Gunshot menjadi pilihan Error Crew di kompilasi kali ini.

Respons positif yang Error Crew rasakan membuat mereka semakin bergairah di band yang mereka bangun dalam suasana kekeluargaan dan dengan tradisi-tradisi unik mereka. tidak ada alasan yang lebih penting bagi mereka dalam mempertahankan band kecuali untuk bersenang-senang dan tertawa bersama-sama.

Meski mereka menikmati kebersamaan mereka namun di tahun 1999 Baron pamit undur diri dari band dikarenakan alasan pekerjaan.Dan kekosongan pada posisi bass yang ditinggal oleh Baron di isi oleh Ramon yang tidak lain adalah adik kandung dari Baron sendiri. Tidak butuh waktu yang lama bagi Ramon beradaptasi di band karena sejatinya Ramon adalah fans besar Error Crew yang setia menemani perjalanan Error Crew dari awal band ini bermula.

Perjalanan Error Crew dengan formasi baru pun resmi dimulai. Show demi show mereka lalui dalam rangka promo split album mereka yang tersaji dalam media kaset tape saat itu. Perjalanan tur antar kota pun mereka nikmati kota demi kota nya hingga ke sudut kota malang jawa timur.

Di tahun 2001 Error Crew kembali merilis karyanya kali ini dalam bentuk mini album yang mereka produseri secara independen dan menggunakan label sendiri yang mereka namakan Crew Cords. Titel dari album itu sendiri berjudul "Loose and Gain" yang berarti yang hilang dan yang didapat. Titel ini merefleksikan perubahan formasi yang mereka alami saat Ramon masuk mengisi posisi Baron sebagai bassist di Error Crew.

Di tahun yang sama kompilasi "Meruya Invasion Vol. 2" rilisan Drunk & Pogo Records resmi di rilis. Kompilasi ini merupakan kompilasi kumpulan band-band dari Meruya Barmy Army Punk Scene termasuk Error Crew sendiri. Tampaknya tahun 2001 merupakan tahun yang sibuk bagi Error Crew karena di tahun itu pula Error Crew ikut memeriahkan gig punk terbesar yang jakarta pernah miliki yaitu "Jakarta Bersatu Vol. 1" acara ini juga dimeriahkan oleh banyak band Punk, Oi!, Hardcore lawas ibukota yang sebagian besar adalah pendukung di kompilasi Still One Still Proud Vol. 1. Acara itu berlangsung di Gedung Menpora Senayan dan cukup sukses.

Di tahun itu pula perubahan formasi Error Crew kembali tak ter elak an. Kali ini Mr. Fuckguy yang pamit undur diri dan digantikan oleh Gutterboy yang saat itu baru saja berpisah dari band Neo Epileption. saat itu Gutterboy diproyeksikan menjadi gitaris menggantikan Mr. Fuckguy. Sama halnya seperti Ramon, cukup singkat waktu yang Gutterboy butuhkan untuk beradaptasi di band karena Gutterboy adalah salah satu fans terbesar Error Crew yang Error Crew pernah punya dan menguasai hampir seluruh materi Error Crew di luar kepala.

Di tahun 2002 dengan formasi terkini Error Crew kembali fokus menggarap materi baru dan bersiap untuk merilis album terbaru mereka yang bertitel "Attack to your Eardrums" namun sayangnya hingga biografi ini dibuat album tersebut tidak pernah benar-benar dirilis dan hanya dibagikan ke kerabat dan teman-teman terdekat mereka saja.

Satu tahun berselang tepatnya di tahun 2003 Error Crew kembali mendapat kehormatan untuk terlibat dalam kompilasi lokal yang bernama "In the Name of Punk vol.3" yang dirilis oleh Peepers Records. di kompilasi kali ini Error Crew berkesempatan memperkenalkan lagu berlirik indonesia untuk pertama kalinya yang berjudul Cogan Kata.

Di tahun 2004 perubahan besar terjadi, karena kesibukan Jarscrew akan pekerjaannya yang semakin menyita waktu membuat dia mengambil keputusan untuk mengakhiri petualangannya bersama Error Crew dan disusul oleh Ramon tidak lama kemudian dengan alasan yang hampir sama. Meski hanya Waxmad dan Gutterboy yang tersisa saat itu namun prinsip "The Show Must Go On" tetap mereka pegang teguh. Dengan merekrut Wiro Sick dari Disform dan Arokbois menambal kekosongan di band dan kembali menghangatkan api semangat mereka yang sebelumnya hampir pudar. Mereka optimis bisa kembali menunjukan "taring" nya meski banyak perubahan dan adaptasi yang harus mereka lalui.

Error Crew is back! Namun kali ini dengan konsep yang berbeda. Karena alasan musikalitas Waxmad dan Gutterboy sepakat melakukan perubahan signifikan yakni dengan bertukar posisi yang menempatkan Gutterboy sebagai penyanyi utama plus gitar dan Waxmad mengisi posisi gitar plus suara latar di band. Di era itu mereka kembali dengan wajah baru dan formasi baru. Banyak show kembali mereka lalui menempa mental dan jam terbang, berpetualang dari satu kota ke kota lain.

Di sela-sela waktu tur mereka menyisihkan waktu untuk kembali menggarap materi baru namun sayang tidak lama kebersamaan Arokbois di band dikarenakan beliau harus kembali ke jogjakarta dan menetap disana. Kekosongan itu akhirnya di isi oleh Bucil yang notabene seorang drummer dari band Anti Squad. Meski bertambah sibuk karena harus fokus di dua band yang dia jalani namun tidak menyurutkan semangat Bucil untuk berkarya di Error Crew. Itu dikarenakan ketertarikan Bucil yang cukup dalam akan Error Crew dan Musik Error Crew secara keseluruhan. Hingga akhirnya di tahun 2007 mereka kembali menetaskan mini album "Refleksi" yang menariknya seluruh lagu di mini album ini berlirik Indonesia. Mini album ini berisikan 7 lagu dengan lagu Ambisi Buta dan Gejolak Jiwa Muda didalamnya.

Di tahun 2008 menjelang tur jawa  yang akan Error Crew hadapi kembali perubahan formasi terjadi di band, kali ini Wiro Sick dan Bucil yang menyudahi komitmen nya di band. kekosongan itu segera di isi oleh Gucun di posisi bass dan Hery pada drums. cukup singkat kebersamaan Gucun di band karena di tahun yang sama beliau pun pamit undur diri dan digantikan oleh Tommy pada posisi bass.

 Periode 2008-2009 merupakan tahun yang panjang bagi Error Crew karena lagi-lagi mereka kembali menjalani tur jawa dari kota ke kota hingga ke kediri jawa timur. Sekembali nya mereka dari tur, mereka fokus mengisi kekosongan waktu mereka untuk kembali produktif dengan menggarap album baru. Di tahun 2009 penggarapan album penuh "Tanpa Batas" pun berlangsung. Namun di tengah kesibukan mereka saat itu Tommy pamit undur diri dari band, beruntung saat itu Kliws hadir di tengah-tengah mereka untuk mengisi kekosongan yang Tommy tinggalkan.

Di tahun 2010 menjelang launching album penuh "Tanpa Batas" kebersamaan Hery di band tidak lagi bisa dipertahankan. Hery pamit undur diri dari band yang melapangkan jalan untuk Bucil back for good bersama Error Crew.

1 bulan setelah acara launching album Tanpa Batas Error Crew berkesempatan menapaki kaki mereka di tanah Kalimantan tepatnya di Kalimantan barat Pontianak dalam rangka promo album yang baru saja mereka resmikan. Sepulang dari Kalimantan Error Crew tetap menjalankan rangkaian promo album nya meski agak lambat dikarenakan masing-masing dari mereka sudah mulai disibukan oleh pekerjaan dan usaha yang mereka jalani dalam memenuhi kebutuhan dan biaya hidup mereka.

 

Di akhir tahun 2011 mereka mendapat kejutan besar dimana Error Crew terpilih menjadi band pembuka tunggal G.B.H band punk legenda dari kota Birmingham, inggris. Adalah promotor 1st Line yang memberikan kehormatan besar bagi Error Crew untuk tampil sebagai band pembuka dan satu-satunya yang mana menjadi kunjungan pertama G.B.H di Indonesia. Acara ini sendiri dilangsungkan di tenis indoor senayan Jakarta april 2012.

 

Setelah show tersebut dan beberapa show setelah itu Waxmad yang merupakan salah satu pendiri Error Crew secara mengejutkan mengajukan pengunduran diri dari band pada saat Error Crew sedang dalam proses penggarapan album Adiktif. Tidak ada yang bisa menggambarkan kekecewaan yang Gutterboy, Bucil dan Kliwon rasakan saat mendengar kabar ini. Karena seorang Waxmad telah menjadi icon dan inspirasi besar bagi mereka bertiga secara pribadi dan bagi Error Crew secara keseluruhan.

 

Meski tertatih mereka mencoba untuk tetap bangkit mengingat perjalanan panjang yang sudah mereka lalui dan mengenang memori indah yang menjadi pelecut semangat mereka untuk tetap berdiri dalam lingkaran yang sama. Dengan merekrut Charlie Fritzie dari band Anarchy Terror Crew mereka kembali melangkah dengan kembali menjalani show yang sudah tercatat di agenda mereka. 

 

Di pertengahan tahun 2013 Error Crew menjalin kerjasama dengan Warriors Records dalam proyek album Adiktif. Bermula dari kedekatan dan persahabatan yang baik antara Error Crew dengan Imam dan Utay yang notabene adalah pemilik yang juga merangkap pengurus Records akhirnya mereka sepakat untuk bergabung dalam manajemen Warriors Records dan mempercayakan album penuh kedua mereka Adiktif dibawah naungan Warriors Records.

 Setelah penggarapan album Adiktif yang cukup panjang dan berliku akhirnya di penghujung tahun 2014 tepatnya di tanggal 27 desember album Adiktif resmi dirilis dalam format CD oleh Warriors Records berbarengan dengan di rilis nya single “Pulang” yang dikemas dalam bentuk music video.

 

Di penghujung tahun 2016 kembali terjadi perubahan personel kali ini di sektor drums yang selama ini digawangi oleh Bucil digantikan oleh Muksin. Muksin sendiri bergabung dengan band bukan tanpa ikatan sebelumnya, beliau memiliki hubungan yang intens dengan keluarga kecil Error Crew dan sempat mendampingi panggung-panggung Error Crew baik dalam kota maupun luar kota.

 

 

Line up

 

1996 - 1999

 

Waxmad - Vocals

Mr.Fuckguy - Guitar

Baron - Bass

Jarscrew - Drums

 

1999-2001

Waxmad - Vocals

Mr.Fuckguy - Guitar

Ramon - Bass

Jarscrew - Drums

2001 - 2004

 

Waxmad - Vocals

Gutterboy - Guitar

Ramon - Bass

Jarscrew - Drums

 

2004 - 2005

 

Gutterboy - Vocals & Guitar

Waxmad - Guitar

Wiro Sick - Bass

Arokbois - Drums

 

2005 - 2008

 

Gutterboy - Vocals & Guitar

Waxmad - Guitar

Wiro Sick - Bass

Bucil - drums

 

2008 - 2008

 

Gutterboy - Vocals & Guitar

Waxmad - Guitar

Gucun - Bass

Hery - Drums

 

2008 - 2009

 

Gutterboy - Vocals & Guitar

Waxmad - Guitar

Tommy - Bass

Hery - Drums

 

2009 - 2010

 

Gutterboy - Vocals & Guitar

Waxmad - Guitar

Kliws - Bass

Hery - Drums

 

2010 - 2012

 

Gutterboy - Vocals & Guitar

Waxmad - Guitar

Kliws - Bass

Bucil - Drums

                                                                                           

 

2013 - 2016

 

Gutterboy - Vocals & Guitar

Charlie Fritzie - Guitar

Kliws - Bass

Bucil - Drums

 

 

2016 - Now

 

Gutterboy - Vocals & Guitar

Charlie Fritzie - Guitar

Kliws - Bass

Muksin - Drums

 

Website Design by Gutterboy84. ERROR CREW 2013.